SEJARAH RENANG
SEJARAH RENANG
Sejarah Renang olahraga bisa dikategorikan sebagai salah satu olahraga yang disukai oleh banyak orang, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Renang disukai karena dapat menjadi media pelatihan sistem pernafasan.
Tidak hanya itu, olahraga renang juga baik untuk memacu aliran darah ke jantung hingga paru-paru sehingga efektif dalam melancarkan pembuluh darah.
Renang sendiri dapat dipahami sebagai salah satu cabang olahraga yang menggunakan kecepatan tangan dan kaki pada saat berada di dalam permukaan air. Maka dari itu, olahraga renang masuk kategori sebagai cabang olahraga akuatik.
Olahraga ini biasanya dilaksanakan dalam sebuah kompetisi maupun hiburan semata. Menurut riset yang dilakukan oleh MindLab International, seseorang yang melakukan renang secara rutin dapat efektif menjadikan pikiran lebih positif, meningkatkan energi, dan meninggalkan kualitas tidur yang baik.
Sejarah Renang Sejarah Renang di Dunia
Sejarah renang sendiri mulai diketahui pada saat zaman prasejarah. Bukti tersebut didasarkan pada sebuah penemuan sebuah lukisan tentang olahraga renang yang sudah ada pada zaman batu atau sekitar 10.000 tahun yang lalu. Selain itu, bukti arkeologis juga menunjukkan bahwa olahraga renang telah dipraktekkan sejak 2500 SM di Mesir hingga berlanjut di peradaban Asyur, Yunani, dan Romawi.
Dalam perkembangannya, sejarah renang modern awalnya hanya digunakan sebagai kegiatan yang termasuk golongan rekreasi. Namun, pada sekitar tahun 1830-an di Inggris, diselenggarakan sebuah kompetisi renang. Sebelum itu, pada tahun 1828 dibuka sebuah tempat pemandian yang bernama St. George untuk umum sekaligus sebagai tempat untuk berenang.
Dikutip dari BBC, olahraga renang diciptakan oleh seorang bernama Matthew Webb. Pada tahun 1875, Kapten Matthew Webb untuk kali pertama memperkenalkan olahraga renang kepada masyarakat dunia.
Saat itu, ia sedang berenang untuk menyeberangi selat Inggris dengan renang gaya dada. Sang kapten mampu menempuh jarak sepanjang 34,12 KM dan sampai daratan kembali dalam waktu selama 21 jam 15 menit.
Berselang satu dekade kemudian, Inggris membuat sebuah perlombaan renang di sekitar Kota London dengan nama National Swimming Society.
Pada tahun 1880 itu juga dibentuk asosiasi renang amatir di Inggris dengan anggota yang berjumlah 300 klub regional. Kemudian, beberapa negara Eropa yang lain turut serta untuk mendirikan federasi renang, seperti Jerman pada 1882, Perancis 1890 hingga Hungaria 1896.
Kompetisi olahraga renang amatir di Eropa pertama kali diselenggarakan pada tahun 1889 di Kota Wina. Sementara itu, kompetisi renang untuk perempuan diadakan pertama kali pada tahun 1892 di Skotlandia.
Seiring berjalannya waktu, olahraga renang semakin populer dan disukai oleh masyarakat dari berbagai belahan dunia. Hal tersebut pada akhirnya mengantarkan olahraga renang masuk sebagai salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan dalam Olimpiade Athena 1896.
Setelah berhasil di Olimpiade Athena 1896, gaya punggung diperkenalkan sebagai salah satu nomor baru pada cabang olahraga renang di Olimpiade Paris tahun 1990. Awalnya, gaya yang digunakan dalam kompetisi renang hanya gaya dada atau biasa dikenal juga dengan breastroke.
Setelah keberhasilan olahraga renang masuk di Olimpiade, mulai banyak penelitian dan pengembangan tentang olahraga ini. Ada banyak gaya renang baru yang diperkenalkan sekaligus dimasukkan sebagai salah satu kategori kompetisi internasional. Misalnya, pada tahun 1902, Richmond Cavill yang berasal Australia memperkenalkan gaya bebas sebagai teknik baru dalam kompetisi renang.
Pada abad ke-19, renang kompetitif pun semakin banyak disukai oleh masyarakat. Renang kompetitif tingkat tinggi sendiri memiliki tujuan untuk memecahkan rekor pribadi atau dunia sekaligus mengalahkan pesaing di setiap perlombaan yang diadakan.
Hingga pada akhirnya didirikan sebuah Asosiasi Renang Dunia (FINA) pada tahun 1908 sebagai organisasi internasional yang menjadi wadah berbagai aktivitas renang.
Sekarang diketahui ada empat puluh acara renang individu yang diakui secara resmi oleh FINA. Hanya saja, Komite Olimpiade Internasional hanya mengakui 32 dari 40 acara renang tersebut.
Badan pengatur internasional untuk renang kompetitif dikenal sebagai Federasi Renang Internasional. Federasi Renang Internasional ini merupakan pengganti dari Asosiasi Renang Internasional sebelumnya.
Sumber: https://www.gramedia.com/literasi/sejarah-renang/



Sippp
BalasHapusgoog
BalasHapusayo renang
BalasHapussip
BalasHapusBagus sekali
BalasHapusKeren
BalasHapus